Sabr صَبْرٌ
September 26, 2017
The thing I miss the most finally came, rain. The rain that every drop of it brings the smell of the soil, is very reassuring. Make me forget the heat of drought that almost all year has been company me. The increasing heat always makes this rowdy and restless.
Maybe this life more cloudy.. Ah wrong! myself that makes life more cloudy. In fact my life is still happy, with my brother, sister-in-law and a very cute niece. My life is still full of laughter every day. What I want also can I get. Yes, indeed there are times when I feel the less, ah but it's a demon whisperer that tempting me not to give thanks to Allah.
Like the coals that were poured in the rain, yes it was me. Now I understand how to live at the age of 23 years. This year seems to be the turning point I changed from fire to air. Thanks to Great God Allah سبحانه و تعالى who always turns the heart of His servant. My life was too self-confident, believe anything I can do. Believe I can win it all. Believe I always do the right thing and no one will hate me. Believe I have a future that I can choose. The fact that I hope and believe in myself is the biggest mistake of my life. Remember why God hates Pharaoh very much? Because Pharaoh is very greedy on his own. So Allah سبحانه و تعالى made him drown with his arrogance in the red sea.
Arrogance is the beginning of shirk. I'm not supposed to be myself, nor should I believe in myself. After all I'm just a weak man and will surely die. A mistake to be a super visionary person, because in fact the greatest enemy is oneself.
In fact I'm just an actor and God Allah سبحانه و تعالى the director. The Man only enough effort and trust, the rest of God's decision سبحانه و تعالى.
Sukarno once said dream as high as possible, because if fall, we will fall on the stars. An imprecise thought, because the name of the fall will certainly hurt. And if the pain would need to be healed. Others if we just try and leave it all to God. So if we fail and fall we will not get sick, because Allah سبحانه و تعالى will help us.
A classic statement and will not be accepted for the person touched. May we all be given a spacious heart and always istiqomah in His way.
***
Hal yang paling aku rindukan akhirnya datang, hujan. Hujan yang setiap tetesannya membawa semerbak bau tanah, sangat menenangkan hati. Membuat aku lupa akan rasanya panas kemarau yang hampir sepanjang tahun telah menemani. Panas yang kian selalu membuat diri ini gaduh dan resah.
Sepertinya hidup kian keruh. Ah salah, memang diri sendiri yang membuat hidup ini semakin keruh. Kenyataanya hidup aku masih bahagia, masih bersama kedua orangtua, saudara laki-laki, kaka ipar dan seorang keponokanku yang amat lucu. Hidupku masih dipenuhi tawa tiap harinya. Apapun yang aku mau juga masih bisa aku dapatkan. Ya memang ada kalanya aku merasa ada yang kurang, ah tapi itu bisikan setan yang menggoda aku untuk tidak bersyukur.
Seperti bara yang tersiram air hujan, ya itu aku. Kini aku mengerti bagaimana hidup di umur 23 tahun. Agaknya tahun ini menjadi titik balik aku berubah dari api menjadi air. Maha besar Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى yang selalu membolak-balikan hati hambaNya. Hidupku dulu terlalu percaya dengan diri sendiri, percaya apapun bisa aku lakukan. Percaya aku adalah yang terbaik dan bisa memenangkan segalanya. Percaya aku selalu melakukan hal yang benar dan tidak akan ada yang membenciku. Percaya aku memiliki masa depan yang bisa aku pilih. Kenyataanya berharap dan percaya kepada diri sendiri adalah kesalahan terbesar dalam hidupku. Ingat mengapa Allah sangat membenci Firaun? Karena Firaun sangat tamak dengan dirinya sendiri. Maka Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى jadikan ia tenggelam bersama kesombongannya di laut merah.
Tamak atau sombong adalah awal dari kesyirikan. Tak seharusnya aku membanggakan diri sendiri, tak seharusnya aku teramat percaya pada diri sendiri. Toh aku hanya manusia yang lemah dan pasti akan mati. Sebuah kesalahan menjadi orang yang super visioner, karena pada kenyataanya musuh terbesar adalah diri sendiri.
Nyatanya aku hanya seorang aktor dan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى sutradaranya. Manusia hanya cukup berusaha dan tawakal, sisanya keputusan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.
Soekarno pernah bilang bermimpilah setinggi mungkin, karena kalau jatuh kita akan jatuh diatas bintang-bintang. Sebuah pemikiran yang kurang tepat, karena namanya terjatuh pasti akan sakit. Dan jika sakit pasti butuh disembuhkan. Lain halnya jika kita cukup berusaha dan menyerahkan semuanya kepada Allah. Maka jika gagal dan terjatuh kita tidak akan sakit, karena Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan menolong kita.
Sebuah pernyataan yang klasik dan tidak akan mempu diterima bagi orang yang hatinya tertutup. Semoga kita semua diberikan hati yang lapang dan selalu beristiqomah di jalanNya.
Jangan berhenti berdoa, percaya Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan memberikan hadiah disetiap kesabaran yang kita lalui.


0 komentar