The Power Of Grunge Girl!
September 10, 2014
Wanita sarat dengan keanggunan dan kecantikannya sendiri. Sama halnya dengan musik yang selalu memiliki melodi yang berbeda dan berkarakter. Wanita juga memiliki kepribadiaannya masing-masing. Kini musik dan wanita kian menyatu menjadi sebuah kekuatan ihwal musik feminis.
Musik dan wanita digabung dalam warna yang berbeda membawa arwah Grunge. Dengan sentuhan karakter dari setiap jiwa dapat mengubah musik layaknya senandung nadi. Setiap orang dapat mengerahkan seluruh getaran jiwanya menjadi sebuah karya yang eksotik dan sempurna. Berikut wanita yang layak menjadi bagian dari playlist musik Anda!
1. Lana Del Rey
Suara rendah sinematik, getaran iringan musik hutan membawa kita ke dunia berbeda. Yak inilah karakter yang dibawakan oleh Elizabeth Woolrige Grant atau yang lebih sering di dengar dengan nama Lana Del Rey. Suasana mistis dan eksotis sangat mengharu-birukan penikmatnya, Lana sangat pintar mengemas melodi melalui suara khasnya dengan senandung yang menggema.
Album terbarunya Ultraviolence terasa lebih segar dan lembut. Lana berhasil membius pendengarnya dengan "Brooklyn Baby" menjadi salah satu hits terbaiknya dengan musik yang ringan dan santai, namun lirik yang dibawakan sangatlah dalam. Hits lain yang harus Anda dengar yakni : "Black Beauty", "Florida Kilos", "Sad Girl", "Shades of Cool", "West Coast " dan lainnya.
2. MØ
Tak butuh waktu lama untuk jatuh cinta dengan Karen Marie Ørsted, nama kerennya MØ (spelling "Muuh"). Lantunan musik elektronik eksperimental yang genius telah menyambut Anda sejak nafas pertama dihembuskan. EP pertamanya Bikini Daze telah mengguncang musisi kawakan layaknya Diplo. Belum lagi jika Anda menikmati Album teranyarnya "No Mythologies To Follow" membawa aksen elektronika futuristik yang classy. Jangan sampai Anda ketinggalan dengan hits terbaiknya seperti "Slow Love", "The Sea", "Dust Is Gone", "Waste Of Time", dan "Never Wanna Know".
3. Sky Ferreira
Wajahnya sudah lama terpajang di berbagai majalah fashion sebagai model. Sky memiliki fisik yang begitu menarik, hal yang paling pertama kita bisa tandai adalah mata sembabnya yang eksotis. Karier bermusiknya sudah ia rintis sejak 2009. Debut album terakhirnya "Night Time, My Time" disajikan dengan khasnya musik experimental indie pop dan synthpop elements yang menajubkan. Tidak kalah dengan EP "As If!" dan "Ghost", yang terkenal dengan "Sad Dream", "Night Time, My Time" dibawakannya lebih berani dengan memasukan mature romantic themes. Jangan lupa tambahkan ke playlist lagu Sky "I Blame Myself", "Heavy Metal Heart", "You're Not the One", dan Nonody Asked Me (If I Was Okay).
4. Tove Lo
Mulai terdengar namanya sejak Maret lalu dengan lagu elektro-pop adiktif seperti "Habit" dan "Out of Mind", kini Ebba Tove Elsa Nilson kembali percaya diri membawakan single "Not On Drugs". Tove Lo berhasil memadukan musik pop Swedia dengan balutan synth production dan keberanian mengemas lirik dengan emosi dan kejujuran.
5. Lykke Li
Li Lykke Timotej Svensson Zachrisson sudah lama menjamah musik indie pop, alternative dan electronic dunia. Karyanya sudah tidak bisa diragukan lagi dengan menyatukan berbagai paduan elemen musik seperti violins, synthesizers, tambourines, trumpets, saxophones, dan cellos. Album terbarunya "I Never Learn" jangan lupa Anda dengarkan. Hitsnya kini yang paling hangat adalah "Gunshot" dan "No Rest For The Wicked"


.jpg)


0 komentar